Berita

MINIMALISIR PAHAM RADIKALISME DI PERBATASAN RI-PNG, PEMKOT GELAR DISKUSI KEBANGSAAN

16 Mei 2017 - Siaran Pers

JAYAPURAKOTA-Minimalisir paham radikalisme yang marak terjadi di indonesia, Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (kesbangpol), menggelar diskusi kebangsaan bagi masyarakat perbatasan RI-PNG di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Selasa 16 Mei 2017.

Ketua panitia penyelenggara kegiatan diskusi kebangsaan bagi masyarakat perbatasan RI-PNG distrik muara tami, kota jayapura Dominggus Norotumilena, S.Sos mengatakan wilayah perbatasan indonesia umumnya merupakan daerah tertinggal dengan sarana dan prasarana sosial dan ekonomi yang masih sangat terbatas, sehingga implikasinya daerah perbatasan masih menghadapi permasalahn dalam hal aspek sosial, budayapertahanan dan keamanan.

“permasalahan daerah perbatasan dapat dilihat dari berbagai aspek seperti ideologi, politik, ekonomi sosisal budaya, pertahanan dan keamanan.” Jelas Dominggus Norotumilena, S.Sos, di hadapan peserta.

Dominggus menjelaskan maksud dari kegiatan yang dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang perkembangan dan antisipasi faham radikalisme bagi masyarakat di distrik muara tami

“kami bermaksud untuk meberikan pemahaman dan pengetahuan tentang bahaya faham radikalisme kepada masyarakat di kawasan perbatasan.” Ungkapnya.

Sementara itu, sambutan Penjabat Walikota Jayapura yang disampaikan Kepala Kesbangpol Kota Jayapura Evert Merauje, S.Sos, M.Si. mengatakan salah satu aspek yang dapat menyelesaikan permasalah di kawasan perbatasan dalam mengantisipasi bahaya faham radikalisme adalah meningkatkan sumberdaya masyarakat daerah perbatasan.

“untuk mengantisipasi bahaya faham radikalisme adalah dengan meningkatkan sumber daya masyarakat di kawasan perbatasan RI-PNG” pungkas Kepala Kesbangpol Kota Jayapura.

Selain itu, wawasan kebangsaan pada hakekatnya merupakan hasrat yang kuat untuk bersama mengatasi  segala perbedaan dan diskriminasi.

Walikota berharap masyarakat di wilayah Distrik Muara Tami, harus memiliki wawasan kebangsaaan dalam mengantisipasi radikalisme di Kota Jayapura.

Diskusi kebangsaan bagi masyarakat perbatasan RI-PNG di ikuti tokoh masyarakat, agama, adat, pemuda dan perempuan, ormas, kepala kelurahan kampung se-distrik muara tami beserta staf, kepala distrik dan organisasi profesi, berlangsung selama sehari di aula indoor agromina wisata permata hijau resort. Dengan menghadiri pemateri dari akademisi, adat, agama, Danramil, Kepala Kesbangpol Kota Jayapura.(Humas)

- Humas Setda Kota Jayapura - (#1 views)

  Kirim ke Teman   Cetak halaman ini   Posting komentar  | Share on Facebook

Komentar Untuk Berita Ini (0)

AGENDA

May 2017
MSSRKJS
123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031