Berita

PEMKOT JAYAPURA STUDI BANDING KE KOTA PONTIANAK

16 Mei 2017 - Siaran Pers

JAYAPURAKOTA-Penjabat Walikota Jayapura, Daniel Pahabol, S.Pd, MM, beserta rombongan yang terdiri dari Bagian Ortal Pemkot Jayapura, Bagian Ortal Provinsi Papua serta sejumlah Dokter dan Perawat dari perwakilan Rumah Sakit di Jayapura, melakukan Studi Banding ke Pemerintah Kota Pontianak. Sabtu 13 Mei 2017.

Kedatangan rombongan Pemerintah Kota Jayapura dan Pemerintah Provinsi Papua ke Kantor Walikota Pontianak diterima oleh Staf Ahli Bidang Hukum Sekda Kota Pontianak, Drg. Multi Junto Bahatarendo, MPPM didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan informasi Pemerintah Kota Pontianak.

Mewakili Walikota Pontianak, Staf Ahli Bidang Hukum Drg. M. J. Bahatarendo, MPPM mengucapkan selamat datang dan menyambut baik kedatangan rombongan dari Provinsi Papua ini.

Kepada Penjabat Walikota Jayapura, Daniel Pahabol, S.Pd, MM dirinya menyerahkan plakat sebagai cinderamata, hal yang sama juga dilakukan Daniel Pahabol dengan menyerahkan plakat dan Batik Papua.

Kunjungan pun dilajutkan dengan melihat aktivitas pelayanan di Rumah Sakit (RS) Tipe C Sultan Syarif Mohammad Alkadrie, Rumah Sakit ini merupakan Rumah Sakit dengan urutan ke-4 (empat) se-Indonesia.

Daniel Pahabol mengatakan tujuan dilakukannya studi banding yaitu untuk melihat managemen pelayanan publik Rumah Sakit Pemerintah Kota Pontianak khususnya dibidang kesehatan di Rumah Sakit Sultan Syarif Mohammad Alkadrie.

"ini baik untuk kita terapkan di Kota Jayapura, dari segi Pelayanan Publiknya yang tidak berbelit-belit, akses datanya juga mudah, jadi orang juga senang datang berobat karena tidak dipersulit dengan berbagai persyaratan". terang Pahabol.

Sejak diresmikan tahun 2012 lalu oleh Walikota Pontianak Sutarmidji (Petahana) Rumah Sakit (RS)  Sultan S. M Alkadrie ialah Rumah Sakit milik pemerintah daerah setempat dengan inovasi program pelayanan bebas diskriminasi, yakni tak ada perbedaan pelayanan bagi masyarakat.

"ini inovasi pak Walikota dengan skema pelayanan tanpa diskriminasi,yaitu kita tidak membedakan antara miskin dan kaya,tua atau muda,semuanya sama".ujar Dr.Eva Nurfarifah,SP.THT

Disebutkannya bahwa pelayanan difokuskan pada kualitas dan mengutamakan masyarakat,semua pasien BPJS disama ratakan,ini terlihat pada ruangan berupa barak bagi pasien dan bukan ruangan khusus dengan sekat, meski demikian belum ada pasien yang merasa dirugikan.(Humas) 

- Humas Setda Kota Jayapura - (#1 views)

  Kirim ke Teman   Cetak halaman ini   Posting komentar  | Share on Facebook

Komentar Untuk Berita Ini (0)

AGENDA

June 2017
MSSRKJS
123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930